David Beckham Tips SEO Untuk Google Image Search Anda pasti sudah mengerti layanan pencarian gambar milik Google berjuluk Image Search. Layanan yang diklaim sebagai pusat pencarian gambar paling komprehensif di web ini memiliki milyaran gambar dari website yang sudah di index. Saat mencari gambar, Anda diberikan berbagai pilihan ukuran dan tipe gambar, semisal foto, clipart atau headshot.Waktu mengklik sebuah gambar, gambar tersebut akan tampil sebagai preview di sebuah frame dan akan menunjukkan website sumber gambar di bagian bawahnya. Hal ini akan memberikan pilihan untuk mengunjungi situs tersebut atau memperbesar gambar ke ukuran penuh. Fasilitas inilah yang membuat Google Image Search lebih populer ketimbang Yahoo, Window Live Search dan Ask Jeeves.
Mengapa Google Image Search Penting Untuk Saya?
Seperti telah disebutkan, Google Image Search memiliki traffic lebih banyak dibanding search engine lainnya. Bahkan di Inggris (menurut laporan Hitwise), situs ini lebih sering dikunjungi daripada Amazon dan MySpace. Ini berarti Google Image Search adalah sumber potensial untuk mendongkrak traffic situs Anda, meskipun mungkin tidak ditargetkan layakanya pencarian konvensional, namun secara tidak langsung mengindikasikan bahwa orang sering mencari apa yang Anda tawarkan. Alasan terbesar untuk mulai mengoptimasi Google Image Search adalah cara ini tidak sekompetitif pencarian biasa (normal search), meskipun sama-sama dapat meningkatkan traffic.
Bagaimana Saya Mendapatkan Foto Saya ke Pencarian Gambar Google?
Anda tidak dapat memasukan gambar dengan menggunakan cara yang sama seperti saat Anda men-submit image ke situs atau sitemap ke Google. Seluruh hasilnya akan ditunjukkan lewat Google algorithm setelah meng-index situs yang ditemukan. Laba-laba milik Google Image kerap disapa Google Image Bot. Dia akan meng-crawl web dan meng-index seluruh halaman yang dijumpai. Sebagai sebuah program, dia tidak dapat “melihat” image, jadi kita harus menentukan beberapa cara agar gambar tersebut bisa dibaca.
Gambar deskriptif Nama
Saat mengoptimasi website, kita sudah membicarakan tentang relefansi sebuah artikel. Mungkin sudah terdengar jelas, namun Anda harus membicarakan apa yang akan Anda lakukan. Memasukkan kata kunci pada konten ini merupakan sebuah keharusan, begitu juga dengan gambar. Image yang Anda masukan wajib diberi nama sesuai subjeknya. Contoh, Anda ingin muncul di Google Image Search dengan keyword David Beckham. Maka Anda mesti memasukkan nama david-beckham.jp ketimbang nama lain sepertiphoto1234. Jika Anda memiliki folder yang penuh dengan gambar David Beckham, maka Anda harus mendeskripsikan folder tersebut.
Compliant Images
Lebih deskriptif dan relevan akan membuat akses ke image menjadi lebih mudah. Ada beberapa kriteria yang harus Anda penuhi. Kriteria tersebut adalah:
‘src’ atribut untuk menentukan URL gambar.
Keterangan lebar dan panjang gambar dalam ukuran pixel.
Atribut ‘alt’ untuk menjelaskan isi gambar.
Atribut ‘title’ berisikan deskripsi teks yang menjelaskan gambar.
Tag ‘alt’ dan ‘title’ secara spesifik sangat berguna untuk optimasi sama seperti saat membuat kata kunci, misalkan David Beckham. Di bawah ini adalah contoh bagaimana peng-kode-an untuk gambar David Beckham:

On Page Optimization
Untuk membuat gambar yang Anda masukan ter-ranking dengan baik di Google Image Search, Anda harus mengoptimasi gambar di semua halaman. Sebelumnya, coba untuk tidak mengoptimasi halaman lebih dari satu subjek. Seperti menggabungkan antara David Beckham dengan Michael Jordan. Anda harus berkonsentrasi pada deskripsi tag Title dan Meta. Salah satu faktor penting pada optimasi Image Search tidak hanya terfokus pada konten yang relevan namun juga konten yang menjelaskan isi gambar. Camkan ini saat melayouy halaman.
Pagerank dan Backlink
Faktor lain yang juga penting dalam SEO adalah Google akan memberikan peringkat lebih tinggi pada gambar jika dia berada pada sebuah authority page. Ini berarti sebuah halaman yang memiliki backlink dan konsekuen masuk kategori baik pada Google PageRank. Coba hasilkan backlink pada specific page dengan mengunjungi forum, blog atau website lain yang berkaitan dengan subjek. Pastikan internal link di halaman agar terindex lebih cepat dan meningkatkan PageRank. Untuk inbound dan internal link, pastikan mereka memiliki descriptive anchor text.
Website Relevancy
Meski berharga, namun PageRank kurang signifikan fungsinya untuk menentukan ranking di search engine utama Google. Website relevancy malah lebih penting. Jadi jika Anda memiliki situs yang seluruh isinya didedikasikan untuk David Beckham, jauh lebih bagus dibanding memiliki single page. Jika ini tidak memungkinkan, coba buat tema di website yang bisa menghasilkan lebih dari satu halaman berkaitan dengan subjek. Lalu Anda harus melakukan inter-link pada halaman ini.
Image Storage
Berhubungan dengan relefansi, Google Image Guideline menyarankan untuk menyimpan seluruh image bertema senada di folder yang sama. Jika Google melihat konsentrasi Anda di subjek ini, maka peluang terdongkraknya ranking di Google Image jauh lebih besar. Demikian juga jika Anda memilih gambar yang berasal dari banyak halaman, maka Anda wajib menyimpannya di sub-folder dengan judul yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar